Rohman Juga SheilaGank
sheilagank
Selasa, 10 Januari 2012
Belajar Dari Surat Cinta
Contoh penulis yang biasanya dinilai sangat berhasil dalam mengenal secara tajam calon pembaca tulisannya adalah penulis surat cinta. Penulis surat cinta biasanya menggunakan kesadaran yang tinggi terhadap sang pembacanya yaitu(sang kekasih) biasanya sang penulis membayangkansecara jelas dalam hati atau dalam benak bahwa sang penulis hanya menulis untuk sang kekasih. Kata demi kata ia pertimbangkan secara matang bahwa tulisan yang ia tulis mampu meluluhkan sang kekasih: sapkah kata itu cocok, dapat diterima, dan membawa manfaat bagi sang pembaca surat cinta itu.
Dalam penulisan karya kita perlu memiliki tingkat pengenalan akan pembaca sedalam yang mereka miliki. terlebih baik lagi kita juga perlu memilik tingkat kecintaan terhadap pembaca sedalam yang dimiliki penulis surat cinta itu terhadap pembacanya.
Dalam penulisan karya kita perlu memiliki tingkat pengenalan akan pembaca sedalam yang mereka miliki. terlebih baik lagi kita juga perlu memilik tingkat kecintaan terhadap pembaca sedalam yang dimiliki penulis surat cinta itu terhadap pembacanya.
Senin, 09 Januari 2012
Tulisan Apa Yang Dibutuhkan Pembaca
1. Yang Harus Menjadi Pusat Perhatian.
seorang penulis terkenal telah menuliskan tulisannya dalam bentuk karya sastra, penulis menyebutkan bahwa ada beberapa hal pokok yang harus penulis pahami.
Hal pokok tersebut ialah:
Pertama, Pembaca..
Kedua, Pembaca..
Ketiga. Pembaca..
Dalam konteks menulis memang pembacalah hal pertama yang harus kita jadikan acuan mengapa seseorang mau menulis. Sebab pembacalah yang akan mencerna atau tidak mencerna setiap apa yang kita tulis.
Dan satu tanda tanya besar bagi seseorang penulis yaitu '' Untuk Siapa Kita Menulis ''??. Pertanyaan itu lagi-lagi terarah pada sang pembaca yang budiman, sebab pembacalah tujuan sang penulis memperkenalkan tulisannya.
Jikalau sang penulis itu tidak mampu menjawab pertanyaan pokok itu maka penulis hanya akan terjerumus kedalam jurang kegagalan dan ia akan menulis tanpa arah dan tujuan dan akibatnya para pembacapun akan kesulitang mencerna setiap apa yang penulis tuliskan.
Bisa kita lihat cerita pendek yang ditujukan pada anak-anak yang masih duduk dibangku SD tentunyaakan berbeda dengan cerpen yang dibutuhkan anak-anak yang duduk di bangku SMA. Jadi peran umur juga harus diperhatikan bagi para penulis yang akan mempublikasikan tulisannya.
seorang penulis terkenal telah menuliskan tulisannya dalam bentuk karya sastra, penulis menyebutkan bahwa ada beberapa hal pokok yang harus penulis pahami.
Hal pokok tersebut ialah:
Pertama, Pembaca..
Kedua, Pembaca..
Ketiga. Pembaca..
Dalam konteks menulis memang pembacalah hal pertama yang harus kita jadikan acuan mengapa seseorang mau menulis. Sebab pembacalah yang akan mencerna atau tidak mencerna setiap apa yang kita tulis.
Dan satu tanda tanya besar bagi seseorang penulis yaitu '' Untuk Siapa Kita Menulis ''??. Pertanyaan itu lagi-lagi terarah pada sang pembaca yang budiman, sebab pembacalah tujuan sang penulis memperkenalkan tulisannya.
Jikalau sang penulis itu tidak mampu menjawab pertanyaan pokok itu maka penulis hanya akan terjerumus kedalam jurang kegagalan dan ia akan menulis tanpa arah dan tujuan dan akibatnya para pembacapun akan kesulitang mencerna setiap apa yang penulis tuliskan.
Bisa kita lihat cerita pendek yang ditujukan pada anak-anak yang masih duduk dibangku SD tentunyaakan berbeda dengan cerpen yang dibutuhkan anak-anak yang duduk di bangku SMA. Jadi peran umur juga harus diperhatikan bagi para penulis yang akan mempublikasikan tulisannya.
Kamis, 22 Desember 2011
5 tips menulis artikel
Menulis sebuah artikel online memiliki sedikit perbedaan dengan
menulis artikel yang dicetak dalam sehelai kertas. Atikel online
biasanya disertai dengan adanya satu atau dua link di dalam
konten nya yang langsung dapat menghubungkan artikel tersebut ke halaman
pelengkap lainnya. Artikel online juga dibaca dengan lebih lambat
dibanding dengan artikel cetak. Tidak hanya itu, menulis artikel online
juga dihadapkan pada kemampuan artikel kita untuk lebih cepat terbaca
oleh mesin pencari (SE) semacam Google dan Yahoo.
Dari beberapa perbedaan tersebut, saya ingin berbagi tips kepada anda tentang bagaimana menulis sebuah artikel online. Tips ini terdiri atas 5 bagian yang saya anggap sangat penting. Terlepas dari apa tujuan anda untuk menulis artikel, mudah-mudahan tips ini bisa berguna ya..
1. Topik
Temukan topik artikel anda. Sebaiknya anda memilih topik yang memang anda kuasai. Bila artikel yang anda tulis bertujuan untuk memperkenalkan produk yang sedang anda jual, yakinkan diri anda memang sepenuhnya menguasai produk tersebut agar pembaca yang akan menikmati tulisan anda nantinya mendapatkan informasi yang lebih lengkap. Selain itu, topik yang memang benar-benar anda kuasai akan memberikan keleluasan bagi anda untuk “menulis dengan hati” dan penuh semangat, biasanya faktor ini menyebabkan artikel anda lebih enak untuk dibaca. Artikel yang anda tulis juga akan menerima komentar atau pertanyaan nantinya, bila anda memang menguasai topiknya maka anda akan dengan cepat dan mudah memberikan respon kepada pembaca.
2. Optimasi Mesin Pencari (SE)
Temukan kata kunci (keyword) untuk artikel anda. Kata kunci inilah yang akan mendatangkan pengunjung ke artikel anda nanti. Kata kunci ini harus saling berhubungan dengan artikel yang anda tulis. Misalnya anda ingin menulis artikel tentang Bisnis Pulsa. Keyword yang bisa anda gunakan adalah bisnis pulsa, bisnis pulsa elektrik, bisnis pulsa online. Untuk optimasi di mesin pencari, hindari menggunakan keyword dengan kata atau phrase yang berulang lebih dari tiga kali. Pastikan juga keyword anda ada pada judul artikel. Untuk isi artikel, optimasi bisa anda lakukan dengan menyertakan keyword dalam isi artikel, namun jangan sampai “membanjiri” artikel.
3. Judul Artikel
Judul artikel harus selaras dengan isi artikel anda. Dan pastikan keyword anda sudah terdapat disana. Misalnya isi artikel anda tentang perawatan mesin motor dengan keyword perawatan mesin, anda bisa gunakan judul artikel “Tips Perawatan Mesin Motor” atau “Cara Perawatan Mesin Motor Yang Baik”.
4. Isi Artikel
Hal paling penting adalah isi artikel anda. Harus informatif dan spesifik agar pembaca merasa beruntung telah menemukan artikel anda. Berikan informasi yang bernuansa solusi dan tips sesuai pengalaman yang anda miliki. Perhatikan juga alur cerita artikel yang anda tulis, harus menjadi satu kesatuan yang terfokus pada topik dan judul artikel. Hindari menggunakan link yang terlalu banyak, dua link saja sudah cukup. Periksa kembali apakah ada kesalahan dalam penulisan kata, karena kesalahan dalam penulisan kata yang terlalu banyak akan membuat pembaca malas untuk melanjutkan membaca artikel. Pada bagian akhir, cobalah membuat satu kesimpulan dari isi artikel dan perkenalkan sedikit tentang profil anda.
5. Respon terhadap pembaca.
Artikel yang anda tulis merupakan gerbang bagi anda untuk berkenalan dengan orang lain. Bila artikel tersebut tentang produk yang anda jual maka pembaca artikel adalah calon rekan bisnis anda nantinya. Setiap ada komentar dan pertanyaan yang memang layak untuk anda respon, segeralah untuk memberikan respon, karena komunikasi yang lancar juga memegang peranan penting bagi keberhasilan bisnis anda. Tidak tertutup juga kemungkinan, anda dan si pembaca artikel akan saling bertukar informasi dan kerjasama yang saling menguntungkan di hari ke depan nya.
Dari beberapa perbedaan tersebut, saya ingin berbagi tips kepada anda tentang bagaimana menulis sebuah artikel online. Tips ini terdiri atas 5 bagian yang saya anggap sangat penting. Terlepas dari apa tujuan anda untuk menulis artikel, mudah-mudahan tips ini bisa berguna ya..
1. Topik
Temukan topik artikel anda. Sebaiknya anda memilih topik yang memang anda kuasai. Bila artikel yang anda tulis bertujuan untuk memperkenalkan produk yang sedang anda jual, yakinkan diri anda memang sepenuhnya menguasai produk tersebut agar pembaca yang akan menikmati tulisan anda nantinya mendapatkan informasi yang lebih lengkap. Selain itu, topik yang memang benar-benar anda kuasai akan memberikan keleluasan bagi anda untuk “menulis dengan hati” dan penuh semangat, biasanya faktor ini menyebabkan artikel anda lebih enak untuk dibaca. Artikel yang anda tulis juga akan menerima komentar atau pertanyaan nantinya, bila anda memang menguasai topiknya maka anda akan dengan cepat dan mudah memberikan respon kepada pembaca.
2. Optimasi Mesin Pencari (SE)
Temukan kata kunci (keyword) untuk artikel anda. Kata kunci inilah yang akan mendatangkan pengunjung ke artikel anda nanti. Kata kunci ini harus saling berhubungan dengan artikel yang anda tulis. Misalnya anda ingin menulis artikel tentang Bisnis Pulsa. Keyword yang bisa anda gunakan adalah bisnis pulsa, bisnis pulsa elektrik, bisnis pulsa online. Untuk optimasi di mesin pencari, hindari menggunakan keyword dengan kata atau phrase yang berulang lebih dari tiga kali. Pastikan juga keyword anda ada pada judul artikel. Untuk isi artikel, optimasi bisa anda lakukan dengan menyertakan keyword dalam isi artikel, namun jangan sampai “membanjiri” artikel.
3. Judul Artikel
Judul artikel harus selaras dengan isi artikel anda. Dan pastikan keyword anda sudah terdapat disana. Misalnya isi artikel anda tentang perawatan mesin motor dengan keyword perawatan mesin, anda bisa gunakan judul artikel “Tips Perawatan Mesin Motor” atau “Cara Perawatan Mesin Motor Yang Baik”.
4. Isi Artikel
Hal paling penting adalah isi artikel anda. Harus informatif dan spesifik agar pembaca merasa beruntung telah menemukan artikel anda. Berikan informasi yang bernuansa solusi dan tips sesuai pengalaman yang anda miliki. Perhatikan juga alur cerita artikel yang anda tulis, harus menjadi satu kesatuan yang terfokus pada topik dan judul artikel. Hindari menggunakan link yang terlalu banyak, dua link saja sudah cukup. Periksa kembali apakah ada kesalahan dalam penulisan kata, karena kesalahan dalam penulisan kata yang terlalu banyak akan membuat pembaca malas untuk melanjutkan membaca artikel. Pada bagian akhir, cobalah membuat satu kesimpulan dari isi artikel dan perkenalkan sedikit tentang profil anda.
5. Respon terhadap pembaca.
Artikel yang anda tulis merupakan gerbang bagi anda untuk berkenalan dengan orang lain. Bila artikel tersebut tentang produk yang anda jual maka pembaca artikel adalah calon rekan bisnis anda nantinya. Setiap ada komentar dan pertanyaan yang memang layak untuk anda respon, segeralah untuk memberikan respon, karena komunikasi yang lancar juga memegang peranan penting bagi keberhasilan bisnis anda. Tidak tertutup juga kemungkinan, anda dan si pembaca artikel akan saling bertukar informasi dan kerjasama yang saling menguntungkan di hari ke depan nya.
belajar menulis 10 artikel setiap hari
Seorang teman cerita pada saya bagaimana dia Belajar Menulis 10 Artikel Setiap Hari
lalu kemudian dia mempunyai banyak sekali aset yang bekerja di
internet. Ketika memulai belajar menulis, memang teman itu sama sekali
belum percaya diri dengan apa yang dia tuliskan. Namun dia tetap saja
menulis 10 artikel. Hari pertama ia menulis 10 dan semuanya dibuang atau
tidak diposting di blognya. Hari kedua dia tetap menulis 10, tetapi 9
dibuang dan 1 diposting ke blognya. Hari berikutnya 8 buang 2 dipublish
deh, begitu seterusnya, sampai pada akhirnya ia berhasil menulis 10
artikel setiap hari dan semuanya diterbitkan di blognya.
Dengan aktivitas belajar menulis yang sedikit demi sedikit tersebut kemudian setelah setahun teman tersebut telah mempunyai ribuan artikel di berbagai blognya. Dan ternyata artikel tersebut merupakan ASET sangat signifikan membantunya menjalankan bisnis internet dan tentunya menghasilkan sesuatu yang dapat memberi makan keluarganya.
Mungkin Anda ingin mencoba apa yang dilakukan teman tersebut? Semoga Anda terinspirasi dengan langkah sederhana belajar menulis seperti teman saya itu ya. Amiin…
Dengan aktivitas belajar menulis yang sedikit demi sedikit tersebut kemudian setelah setahun teman tersebut telah mempunyai ribuan artikel di berbagai blognya. Dan ternyata artikel tersebut merupakan ASET sangat signifikan membantunya menjalankan bisnis internet dan tentunya menghasilkan sesuatu yang dapat memberi makan keluarganya.
Mungkin Anda ingin mencoba apa yang dilakukan teman tersebut? Semoga Anda terinspirasi dengan langkah sederhana belajar menulis seperti teman saya itu ya. Amiin…
belajar menulis dengan mengintip blog teman
Ini cara termudah untuk penulis pemula yaitu Belajar Menulis Jurus Ngintip Blog Teman
Anda. Pertama, intiplah satu judul tulisan teman Anda di blognya, lalu
fokuslah HANYA pada SATU paragrap saja. Pasti dalam paragrap tersebut
terdapat Kalimat Inti. Pastikan Anda menemukan kalimat inti tersebut.
Baca ulang sekali lagi setiap tulisan di pararap tersebut sampai meresap
benar dalam otak Anda, maksud saya adalah agar Anda memahami benar
maksud dari isi paragrap tersebut.
Selesai mengintip, kemudian tutup blog teman itu. Sekarang waktunya Anda ceritakan sekali lagi dengan menulisnya di blog Anda menjadi 3 paragrap baru, tanpa melihat tulisan teman Anda itu lagi. Pasti Anda bisa belajar menulis seperti itu. Dan pasti pula tulisan Anda tidak akan sama lagi dengan tulisan di blog teman Anda itu sebab Anda telah menggunakan kata-kata Anda sendiri.
Mungkin ditahap awal ketika Anda belum terbiasa maka Anda akan membutuhkan waktu lebih lama, katanlah 30 menit untuk menyelesaikannya. Jika anda telah terbiasa maka Anda akan dapat menulis ulang hanya dalam 5 menit saja. Agar terbiasa, belajarlah mengintip tulisan teman dan menulisnya dengan kata-kata Anda setidaknya 10 kali sehari. Dalam sebulan Anda akan menjadi jagonya. Percaya deh, Anda pasti bisa, kalau anda take Action
Yes, memang benar kita perlu berusaha keras. Seperti pengalaman teman yang saya tulis disini: Belajar Menulis 10 Artikel Setiap Hari
Selamat mencoba dan selamat belajar menulis dengan jurus ngintip blog teman ya. Jangan lupa buatlah LINK ke artikel teman yang sudah Anda intip tadi sebagai hadiah untuknya. Dia akan berterimakasih, sementara itu kampuan menulis Anda menjadi bertambah setiap hari. Oh ya, lebih baik juga minta ijin dulu dong ke teman tersebut. Ngintip kok minta ijin ya? hehe.. Saya rasa boleh, ini kan ngintip untuk kebaikan Anda dan juga teman itu yang Anda beri hadiah Backlink. Right?
Selesai mengintip, kemudian tutup blog teman itu. Sekarang waktunya Anda ceritakan sekali lagi dengan menulisnya di blog Anda menjadi 3 paragrap baru, tanpa melihat tulisan teman Anda itu lagi. Pasti Anda bisa belajar menulis seperti itu. Dan pasti pula tulisan Anda tidak akan sama lagi dengan tulisan di blog teman Anda itu sebab Anda telah menggunakan kata-kata Anda sendiri.
Mungkin ditahap awal ketika Anda belum terbiasa maka Anda akan membutuhkan waktu lebih lama, katanlah 30 menit untuk menyelesaikannya. Jika anda telah terbiasa maka Anda akan dapat menulis ulang hanya dalam 5 menit saja. Agar terbiasa, belajarlah mengintip tulisan teman dan menulisnya dengan kata-kata Anda setidaknya 10 kali sehari. Dalam sebulan Anda akan menjadi jagonya. Percaya deh, Anda pasti bisa, kalau anda take Action
Yes, memang benar kita perlu berusaha keras. Seperti pengalaman teman yang saya tulis disini: Belajar Menulis 10 Artikel Setiap Hari
Selamat mencoba dan selamat belajar menulis dengan jurus ngintip blog teman ya. Jangan lupa buatlah LINK ke artikel teman yang sudah Anda intip tadi sebagai hadiah untuknya. Dia akan berterimakasih, sementara itu kampuan menulis Anda menjadi bertambah setiap hari. Oh ya, lebih baik juga minta ijin dulu dong ke teman tersebut. Ngintip kok minta ijin ya? hehe.. Saya rasa boleh, ini kan ngintip untuk kebaikan Anda dan juga teman itu yang Anda beri hadiah Backlink. Right?
Sabtu, 17 Desember 2011
Terima kasih ayah
Tak ada kata yang pantas terucap untukmu ayah. Mungkin engkau bukan
orang terdekat. Mungkin engkau juga bukan yang selalu berada
disampingku, saat aku bahagia, kecewa bahkan saat aku bersedih hingga
meneteskan air mata.
Saat anak-anak pergi sekolah dengan ayahnya yang juga pergi bekerja, kita tidak pernah melakukanya karena kau yang harus berangkat lebih dulu saat matahari belum menampakan cahayanya.
Saat anak-anak menunggu kepulangan ayahnya untuk bermain bersama, tidak dengan aku yang selalu terlelap saat menunggu kepulanganmu yang begitu larut. Andai dapat ku beli waktu kerjamu kala itu, aku rela membayarnya dengan uang jajanku untuk bisa bermain bersamamu.
Kita mungkin bukan pasangan yang baik. Kau sibuk dengan urusanmu, sedangkan aku bermain dengan semua khayalanku.
Saat aku mulai tumbuh besar, kita mulai punya waktu untuk bersama. Tapi bukan untuk bermain melainkan melakukan pekerjaan yang tidak aku inginkan. Seolah kau menindasku, aku jadi tidak suka denganmu. Aku membenci semua tentangmu. Kau marahi aku jika melakukan pekerjaan yang tidak sesuai dengan maumu. Kau buat aku merasa lemah dengan ucapan-ucapan kasarmu. Ingin rasanya kau segera tiada dari duniaku, mengakhiri semua penderitaan dalam kehidupanku.
Pernah sekali aku menyalahkanmu atas apa yang terjadi dalam hidupku. Kusadari kau menangis saat ku terbangun sejenak dari tidur lelapku. Lama setelah itu, kupandangi wajahmu saat tertidur lelap, terbayang kerja keras yang kau lakukan untuk membesarkanku. Terbayang letih yang tersimpan dalam dirimu atas kerja keras yang kau lakukan untuk memenuhi kebutuhanku. Seakan tak tahu apa jadinya diri ini jika tanpa kehadiranmu. Tak ingin rasanya kehilanganmu dari sisiku.
Kini aku telah dewasa. Tumbuh menjadi seorang pemuda mandiri yang juga tidak dapat melupakan kasih sayang keluarganya. Kau ajarkan aku menjadi seorang yang siap menjalani kerasnya hidup tanpa melupakan kelembutan hati. Kau ajarkan padaku bagaimana menjadi pribadi yang kuat tanpa melupakan setiap orang punya kelemahan. Kau tanamkan padaku mencapai keberhasilan tanpa melupakan kalau setiap orang pasti pernah mengalami kegagalan. Kau buat aku berdiri di jalan yang penuh dengan hambatan dan rintangan agarku dapat menaklukan kerasnya kehidupan. Kau jadikan aku sebagai seorang pemimpin yang sanggup memimpin dirinya sebelum mempunyai kesempatan untuk memimpin orang lain. Dan yang jauh lebih penting dari itu semua adalah kau membuat aku merasa bangga atas semua yang telah kau lakukan untukku.
Karena itulah, aku selalu berdoa ”semoga Tuhan selalu memberi yang terbaik untukmu”
Untuk setiap detak yang terjadi dalam nadi dan jantungku, hatiku berkata ”Terima Kasih Ayah”
Saat anak-anak pergi sekolah dengan ayahnya yang juga pergi bekerja, kita tidak pernah melakukanya karena kau yang harus berangkat lebih dulu saat matahari belum menampakan cahayanya.
Saat anak-anak menunggu kepulangan ayahnya untuk bermain bersama, tidak dengan aku yang selalu terlelap saat menunggu kepulanganmu yang begitu larut. Andai dapat ku beli waktu kerjamu kala itu, aku rela membayarnya dengan uang jajanku untuk bisa bermain bersamamu.
Kita mungkin bukan pasangan yang baik. Kau sibuk dengan urusanmu, sedangkan aku bermain dengan semua khayalanku.
Saat aku mulai tumbuh besar, kita mulai punya waktu untuk bersama. Tapi bukan untuk bermain melainkan melakukan pekerjaan yang tidak aku inginkan. Seolah kau menindasku, aku jadi tidak suka denganmu. Aku membenci semua tentangmu. Kau marahi aku jika melakukan pekerjaan yang tidak sesuai dengan maumu. Kau buat aku merasa lemah dengan ucapan-ucapan kasarmu. Ingin rasanya kau segera tiada dari duniaku, mengakhiri semua penderitaan dalam kehidupanku.
Pernah sekali aku menyalahkanmu atas apa yang terjadi dalam hidupku. Kusadari kau menangis saat ku terbangun sejenak dari tidur lelapku. Lama setelah itu, kupandangi wajahmu saat tertidur lelap, terbayang kerja keras yang kau lakukan untuk membesarkanku. Terbayang letih yang tersimpan dalam dirimu atas kerja keras yang kau lakukan untuk memenuhi kebutuhanku. Seakan tak tahu apa jadinya diri ini jika tanpa kehadiranmu. Tak ingin rasanya kehilanganmu dari sisiku.
Kini aku telah dewasa. Tumbuh menjadi seorang pemuda mandiri yang juga tidak dapat melupakan kasih sayang keluarganya. Kau ajarkan aku menjadi seorang yang siap menjalani kerasnya hidup tanpa melupakan kelembutan hati. Kau ajarkan padaku bagaimana menjadi pribadi yang kuat tanpa melupakan setiap orang punya kelemahan. Kau tanamkan padaku mencapai keberhasilan tanpa melupakan kalau setiap orang pasti pernah mengalami kegagalan. Kau buat aku berdiri di jalan yang penuh dengan hambatan dan rintangan agarku dapat menaklukan kerasnya kehidupan. Kau jadikan aku sebagai seorang pemimpin yang sanggup memimpin dirinya sebelum mempunyai kesempatan untuk memimpin orang lain. Dan yang jauh lebih penting dari itu semua adalah kau membuat aku merasa bangga atas semua yang telah kau lakukan untukku.
Karena itulah, aku selalu berdoa ”semoga Tuhan selalu memberi yang terbaik untukmu”
Untuk setiap detak yang terjadi dalam nadi dan jantungku, hatiku berkata ”Terima Kasih Ayah”
Kamis, 15 Desember 2011
keseharian ayah
Seperti halnya anak-anak yang lain, dalam hatinya ia sangat membutuhkan kasih sayang ayahnya, ayah yang selama ini harus membanting tulang dan rela tersengat matahari yang membakar tubuhnya, hanya untuk menafkahi anaknya.
Ia berjalan seorang diri, langkah demi langkah ia lewati dan ia pun berhenti karena ia menemukan sesosok lelaki yang tua dan bungkuk tengah bekerja, kemudian sang anak itu melihatnya dengan mata yang berbinar-binar. Tak lama kemudian setelah itu lelaki tua itu beristirahat sebari memulihkan tenaga yang telah terkuras, sang anak itu kemudian duduk jauh dari lelaki tua itu, ia melihat betapa kasihannya lelaki tua yang tengah beristirahat itu, keringat yang deras mengalir, tubuh yang bungkuk dan tua itu harus bekerja mati-matian untuk menghidupi keluarganya.
Beberapa lama kemudian lelaki tua itu berdiri dan melanjutkan pekerjaannya yang terhenti itu, bekerja yang menghasilkan uang tak menentu, dalam hatinya lelaki tua itu berkata '' Wahai anakku inilah pengorbanan ayahmu, inilah yang hanya bisa ayah berikan untukmu, jadi janganlah kamu membantah orang tuamu, ayah tidak menginginkan apa-apa darimu, ayah hanya minta jangan bosan belajar dan berusaha supaya nasibmu tidak seperti nasibku''. Kemudia lelaki tua itu meneruskan pekerjaannya dan sampai mengeluarkan keeringat capainya.
Waktu terus berjalan dan lelaki tua itu masih saja bekerja, di tengah pekerjaannya ada suara orang memanggil Ayahh..!! Ayaahh..!!! lelaki tua itu berhenti sejenak dan dalam hatinya berkata '' Siapa ia..siapa yang telah memanggilku??, apakah ia anakku, anak yang telah kubesarkan dan sangat kusayangi ''. lalu lelaki tua itu menoleh dimana suara itu datang. dan ternyata yang ia lihat itu bukan anaknya melainkan hanya suara angin yang mendesir ditelinganya, dan kemudian lelaki tua itu melanjutkan pekerjaannya dan dalam hatinya berkata '' Jika yang memanggilku tadi adalah anakku, akan kupeluk ia dengan pelukan kasih sayang seorang ayah kepada anaknya dan kuciumi kedua pipinya dengan ciuman ksaih sayang seorang ayah kepada anaknya ''.
Waktu terus berjalan, matahari yang tadinya terang kini mulai redup gelap dan kemudian lelaki tua itu memutuskan untuk pulang dan mengakhiri pekerjaannya pada hari itu.
Ia berjalan seorang diri, langkah demi langkah ia lewati dan ia pun berhenti karena ia menemukan sesosok lelaki yang tua dan bungkuk tengah bekerja, kemudian sang anak itu melihatnya dengan mata yang berbinar-binar. Tak lama kemudian setelah itu lelaki tua itu beristirahat sebari memulihkan tenaga yang telah terkuras, sang anak itu kemudian duduk jauh dari lelaki tua itu, ia melihat betapa kasihannya lelaki tua yang tengah beristirahat itu, keringat yang deras mengalir, tubuh yang bungkuk dan tua itu harus bekerja mati-matian untuk menghidupi keluarganya.
Beberapa lama kemudian lelaki tua itu berdiri dan melanjutkan pekerjaannya yang terhenti itu, bekerja yang menghasilkan uang tak menentu, dalam hatinya lelaki tua itu berkata '' Wahai anakku inilah pengorbanan ayahmu, inilah yang hanya bisa ayah berikan untukmu, jadi janganlah kamu membantah orang tuamu, ayah tidak menginginkan apa-apa darimu, ayah hanya minta jangan bosan belajar dan berusaha supaya nasibmu tidak seperti nasibku''. Kemudia lelaki tua itu meneruskan pekerjaannya dan sampai mengeluarkan keeringat capainya.
Waktu terus berjalan dan lelaki tua itu masih saja bekerja, di tengah pekerjaannya ada suara orang memanggil Ayahh..!! Ayaahh..!!! lelaki tua itu berhenti sejenak dan dalam hatinya berkata '' Siapa ia..siapa yang telah memanggilku??, apakah ia anakku, anak yang telah kubesarkan dan sangat kusayangi ''. lalu lelaki tua itu menoleh dimana suara itu datang. dan ternyata yang ia lihat itu bukan anaknya melainkan hanya suara angin yang mendesir ditelinganya, dan kemudian lelaki tua itu melanjutkan pekerjaannya dan dalam hatinya berkata '' Jika yang memanggilku tadi adalah anakku, akan kupeluk ia dengan pelukan kasih sayang seorang ayah kepada anaknya dan kuciumi kedua pipinya dengan ciuman ksaih sayang seorang ayah kepada anaknya ''.
Waktu terus berjalan, matahari yang tadinya terang kini mulai redup gelap dan kemudian lelaki tua itu memutuskan untuk pulang dan mengakhiri pekerjaannya pada hari itu.
Langganan:
Komentar (Atom)
Berita Terbaru :